Melewati hari Lebaran 1432 Hijriah, rasanya kurang lengkap kalau Hiphopindo.net nggak membahas kebiasaan lebaran para emcee. Well, kali ini Hiphopindo.net bakal membahas seputar kegiatan Lebaran yang biasa dilakukan Bondan Prakoso dan Fade2Black (BF2B). Sederhana, tapi berkesan.

Mungkin itulah yang Hiphopindo.net tangkap dari obrolan bersama personil BF2B kemarin. Nggak perlu berlebihan menyambut hari raya, cukup dengan silaturahmi dan perbaikan akhlak diri, masing-masing personil BF2B sudah bisa merayakan Lebaran yang berkesan. Untuk lebih lengkapnya, langsung saja simak obrolan bareng Bondan Prakoso dan Fade2Black berikut ini.

Apa kabar Bondan, Eza, Arie, dan Tito? Bagaimana perasaannya bisa ketemu lagi dengan Ramadhan tahun ini?

Bondan: Wah, rasanya senang sekali. Ada nuansa tersendiri yang saya rasakan setiap bulan Ramadhan datang, seperti perasaan bahagia yang tidak terlukiskan.

Eza: Alhamdulillah, kondisi prima. Alhamdulillah, masih diberi kesempatan bisa bertemu lagi dengan bulan Ramadhan tahun ini.

Arie: Alhamdulillah, saya sangat bersyukur masih dikasih kesempatan menikmati Ramadhan tahun ini.

Tito: Alhamdulillah, senangnya bukan main bisa ketemu lagi dengan bulan Ramadhan.

Lalu, apa semua ikutan puasa? Siapa di antara teman-teman BF2B yang puasanya “bolong-bolong” kayak anak SD? He he he

Bondan: Alhamdulillah, dari SD sampai sekarang, saya sudah terbiasa puasa. Jadi, kalau “bolong” sih nggak, tapi nggak tahu deh dapat pahalanya apa nggak? He he he.

Eza: Kalau saya, jujur, memang udah bolong dua kali, tapi saya bukan anak SD. Alasannya sih karena perjalanan jauh/musafir. He he he.

Arie: Insya Allah bisa tuntas. Amin🙂

Tito: Yep, Alhamdulillah kita semua muslim. So far sih masih cacap (belum ada yang bolong).

Karena selama bulan Ramadhan kegiatan BF2B dikurangi, kegiatan apa yang dijalani oleh masing-masing personil sambil manfaatin waktu senggang?

Bondan: Walah, memang kegiatan ke luarnya dikurangi, tapi kerjaan yang di dalamnya nggak kelar-kelar, ha ha ha! Saya sedang menggarap album ke-4, masih bareng dengan Fade2Black, alhamdulillah sudah mencapai 75%, dan saya baru ingat kalau ini sudah ke-4 kalinya kami ngerjain album pas di bulan Ramadhan, mulai dari album pertama.

Eza: Kalau senggang, paling bikin lirik buat album, sambil mikir gimana caranya nih “make some cash” lagi dari lubang lainnya.😀

Arie: Alhamdulillah, tahun ini saya sudah berkeluarga, jadi banyak waktu yang dihabiskan sama Istri di rumah, dan rekaman untuk album Bondan&F2B yang ke-4.

Tito: Karena kami sekarang sedang ditanggungjawabkan untuk menyelesaikan album ke-4, seringnya sih berkutik dengan lagu dan lirik. Sisanya, paling ibadah diperkuat, dan lebih sering intimasi dengan keluarga.

Siapa di antara teman-teman (BF2B) yang mudik ke kampung halaman?

Bondan: Dulu sih masih suka mudik ke Semarang, tapi sekarang sudah hampir tidak pernah. Apalagi, keluarga besar sudah banyak yang hijrah ke Jakarta.

Eza: Kebetulan, semua keluarga besar ada di Bogor, plus sudah nggak ada nenek dan kakek. Jadi, kami cuma mudik ke rumah kakaknya bokap yang paling tua di Cimanggu (salah satu daerah di Bogor).

Arie: Kebetulan saya tidak mudik karena memang nggak pernah mudik di tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, banyak keluarga yang sudah berdomisili di Bogor dan Jakarta :p

Tito: Dari yang sudah-sudah, setiap tahunnya, kemungkinan cuma Bondan yang masih suka ke kampung halaman kluarganya di Semarang, sedangkan Fade2Black sih nggak pernah mudik karena memang keluarga kami kebanyakan tinggal di Bogor.

Apa ada kocek khusus yang disiapkan untuk menyambut Lebaran?

Bondan: Wah, nggak pernah ada tuh, seperlunya aja kayaknya.

Eza: Ada! Wajib nyiapin lima ribuan unuk dibagikan ke ponakan. Dulu sih biasa dikasih uang Lebaran, tapi sekarang bagian saya yang nyiapin.

Arie: Kebetulan saya punya banyak ponakan yang kecil kecil, jadi menyiapkan buat angpao aja sih budget-nya, sedangkan selebihnya mungkin untuk zakat, infaq, dan sedekah yang hukumnya wajib untuk dilaksanakan. Ha ha ha.🙂

Tito: Kalau saya pribadi, sejak sudah punya pnghasilan sendiri, saya memang suka sibuk cari uang kertas baru pecahan kecil untuk dibagiin ke sepupu dan ponakan yang masih kecil. Nominalnya nggak besar, tapi lumayan.

Bagaimana sih kebiasan masing-masing personil saat merayakan Idul Fitri?

Bondan: Yang pasti, setelah shalat Ied, prioritasnya adalah sungkem sama orang tua. Lalu, setelah itu, paling kumpul-kumpul aja sama keluarga sampai malam karena sekarang saya punya dua keluarga besar (keluarga dari istri), jadi waktunya harus dibagi dua.

Eza: Sungkeman sama orang tua, makan bersama di rumah, baru setelah itu keliling ke rumah saudara.

Arie: Mungkin sama dengan keluarga muslim lainnya, ziarah, mengunjungi keluarga, dan makan opor buatan mama saya, hm…uenak :p

Tito: Kalau saya, sejak nenek dan kakek sudah meninggal, ibu saya jadi keluarga yang dituakan. Jadi, kalau Lebaran, rumah saya jadi tempat open house rutin. Kami selalu menyiapkan kue-kue kering, dan lumayan masak masakan khas lebaran agak banyak. He he he.

Apa makna Idul Fitri untuk BF2B sendiri?

Bondan: Tetap balik ke pelajaran Agama Islam waktu SD, ‘kembali ke fitrah’.

Eza: Idem sama teman-teman.

Arie: Insya Allah jadi pintu gerbang menuju ke pribadi yang lebih baik di tahun-tahun yang akan datang. Amin.

Tito: Kembali ke fitrah. So, ini kesempatan yang Allah berikan setiap tahun sekali bagi umatnya untuk bisa bertaubat dan menjadi hamba yang diinginkannya dengan tidak mengulang banyaknya kesalahan di tahun sebelumnya. Kesempatan inilah yang kita harap bisa mengembalikan dan menambah pahala untuk kita. Mudah-mudahan ikhlas.

Lalu, apa yang paling ditunggu-tunggu pada bulan Ramadhan atau saat Idul Fitri?

Bondan: Makan sahur dan ibadah malamnya.

Eza: Tarawih bareng teman-teman waktu kecil, tapi yang paling asik sih bisa maaf-maafan sama orang-orang terdekat di lingkungan, dalam hal ini tetangga-tetangga sekitar, karena terkadang kan yang sering banyak “gesekan”, selain dengan keluarga sendiri, pasti dengan tetangga dekat rumah.

Arie: Pengennya sih THR ya, tapi dari mana? Ha ha ha. Yang pasti ngumpulnya keluarga, melihat perkembangan ponakan-ponakan -yang banyak itu-, dan makan makan sama keluarga.

Tito: Saya pribadi sih menunggu “waktu sahur” karena ini adalah momen kebersamaan yang saya anggap sangat sakral dan penting, anggap saja jamaah-an. Selain itu, pas hari Lebarannya, makan ketupat…yihaaaa!

Biasanya teman-teman (BF2B) yang sudah berkeluarga, lebih dulu berkunjung ke keluarga istri atau keluarga sendiri?

Bondan: Tergantung. Biasanya lihat sikon dulu, nggak ada yang harus jadi yang pertama untuk dikunjungi.

Eza: Sensitif banget nih pertanyaannya, saya belum berkeluarga soalnya, ha ha ha ha ha.

Arie: Kebetulan tahun ini merupakan tahun pertama buat saya berkeluarga. Jadi, kemungkinan akan silaturahmi dengan keluarga istri dulu, baru keluarga sendiri.

Tito: Kalau saya, kebetulan sudah brkluarga, karena Lebaran tahun kemarin kami stay di rumah ibu saya, tahun ini saya dan istri bakal mengunjungi keluarga istri dulu, dan siangnya baru ke rumah ibu saya. Yah, kami sepakat untuk muter-muterin giliran aja.
Khusus untuk Bondan, gimana sih caranya bisa bagi waktu silaturahmi buat keluarga, teman, dan fans?

Karena sampai saat ini saya masih disibukan dengan kerjaan yang mengharuskan berpindah-pindah tempat, jadi untuk menjangkau teman dan fans, sementara ini hanya bisa melalui teknologi telekomunikasi saja. Mungkin, nanti kalau sudah ada teleport bisa langsung ketemu kapan pun, he he he. Kalau silaturahmi sama keluarga, saya dan keluarga kecil saya, masih suka berkunjung ke rumah orang tua dan saudara dekat yang lain, walaupun frekuensinya agak jarang.

Kenapa Bondan nggak memanfaatkan bulan Ramadhan untuk membuat single religi?

Buat saya, hampir semua lagu yang saya ciptakan bersama Fade2Black adalah lagu religi, dan itu tidak harus di-release pada bulan Ramadhan untuk mendapatkan income yang lebih bagus lagi karena menurut saya, lagu itu seperti doa. Jadi, kenapa bikinnya harus di bulan Ramadhan ya? Toh, kita kan berdoa setiap hari.

Apa yang paling dikangenin di hari Lebaran?

Alunan takbir yang menggetarkan hati.

Lalu, suka dapat bingkisan Lebaran nggak dari Rezpector?

Bondan: Kadang ada juga yang suka ngasih kartu ucapan.

Arie: Belum, tapi saya tidak menolak sama sekali, kok. :p

Eza: Kalau pas ulang tahun sih sering dapet dari Rezpector, tapi kalau Lebaran nggak pernah.

Tito: Wah, so far, kami belum pernah dapet tuh. Mudah-mudahan kalau memang dikasih, itu bisa memberikan manfaat dan kenangan tersendiri (#finger crossed, ngarep).
Terakhir, ada yang mau disampaikan untuk Hiphopindo.net dan para hiphopers di Indonesia

Bondan: Tetap solid, jangan mau dipecah belah karena bisa membuat kita lebih mudah ditaklukan. Ingat kata pepatah, “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”. Selamat Idul Fitri untuk yang merayakan. Respect!

Eza: Selamat Idul Fitri untuk teman-teman yang merayakan!

Arie: KEEP IT REAL, homeboi!

Tito: Yes, kami mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa for you all microponist dan jamaah Hip Hop di Indonesia. Nah, karena Lebaran sebentar lagi nih, sekalian aja kami ngucapin Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf kalau kami pernah membuat kesalahan sama semua individu yang pernah kami kenal atau bersinggungan dengan kami. Maafin kami yah, folks!

Semoga semua teman-teman dari Bondan Prakoso dan Fade2Black bisa kembali ke fitrah sesuai harapan.

Hiphopindo.net dan segenap kru juga mau mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat kembali ke hari yang Fitri!

Salam Hip Hop!🙂

About Kn Eights

Setiap rintik hujan turun yang makin deras elokkan hari dengan paras mendung selaras, air membasuh keras lunturkan amarah, guyuran basah buatku menunduk pasrah, pada alam yang hendak beri kesejukan hawa dingin menusuk ke raga kurasakan tak ingin berhenti ingin selalu begini enggan jauh kupergi harap terus disini entah hujan kali ini memberi kesan lain guyuran airnya buatku riang bermain, lama tak kurasa damai seperti sekarang derasnya lunturkan hatiku yang sedang berang, dalam jiwa galau perang bisa meredah hawa sejuk hilangkan gelisah melanda seolah berikan tanda untukku meresapi butiran air mampu matikan lalapan api Gelegar petir kadang sedikit ganggu nikmati basahmu kadangku meragu, harus tunggu hingga amuknya mereda memang dalam suka ada sadar sebagai jeda layak mentari siang tertutup gumpal awan hangat hilang dengan dingin ku berkawan begitu menawan saat terik kau redakan jutaan dahaga bisa kau senangkan, tandus tanah menjadi ladang subur saat kau jatuh dibumi anugerah terhambur keras menjadi gembur selamatkan bumi alam menjadi hijau bunga bisa bersemi, hujan datang hujan pergi esok datang lagi tak terduga siang malam dan seawal pagi cuma berdebar saat mendung beri salam ingin lagi kumelihat hujan turun cumbui alam. . . . . . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s