Setelah merilis ‘Unity’ di 2007, Bondan Prakoso kembali menggandeng grup rap Fade 2 Black di album barunya. Album ‘For All’ pun dirilis tanpa lagu bertema cinta.

Bondan & Fade 2 Black muncul dengan single penyemangat bertajuk ‘Ya Sudahlah’. Lagu sederhana dengan balutan gitar akustik. Terbukti sejak beberapa minggu dirilis, lagu tersebut dengan mudahnya meracuni telinga.

Apapun yang terjadi.. Ku kan slalu ada untukmu..
Janganlah kau bersedih.. Cause everything gonna be okay..

Lagu-lagu di album ‘For All’ benar-benar punya tema dan musik beragam. Seperti ‘Good Time’ yang ngefunk, ‘Tetap Semangat’ berirama ska juga ‘S.O.S’ yang bising. Semua tanpa tema cinta untuk lawan jenis.

‘For All’ lebih dominan dengan rap dan suara-suara mulut. ‘Kita Selamanya’ bisa jadi alternatif lagu kelulusan Anda. Tema persahabatan yang kental dibalut iringan gitar akustik. Di bagian akhir, string dan brass section terdengar mengalun, menambah nuansa dramatis.

Satu lagu yang tak pernah terpikirkan bisa dinyanyikan oleh Bondan adalah ‘Tidurlah’. Sangat oldies, dengan iringan musik ala tahun 70-an.

Secara keseluruhan, separuh lagu-lagu dari album ‘For All’ tidak jauh beda dari album sebelumnya. Namun beberapa lagu mengambil haluan yang sangat berbeda. ‘Ya Sudahlah’ sebuah penyegaran dari single-single yang cinta melulu.

Rabu, 30/06/2010

About Kn Eights

Setiap rintik hujan turun yang makin deras elokkan hari dengan paras mendung selaras, air membasuh keras lunturkan amarah, guyuran basah buatku menunduk pasrah, pada alam yang hendak beri kesejukan hawa dingin menusuk ke raga kurasakan tak ingin berhenti ingin selalu begini enggan jauh kupergi harap terus disini entah hujan kali ini memberi kesan lain guyuran airnya buatku riang bermain, lama tak kurasa damai seperti sekarang derasnya lunturkan hatiku yang sedang berang, dalam jiwa galau perang bisa meredah hawa sejuk hilangkan gelisah melanda seolah berikan tanda untukku meresapi butiran air mampu matikan lalapan api Gelegar petir kadang sedikit ganggu nikmati basahmu kadangku meragu, harus tunggu hingga amuknya mereda memang dalam suka ada sadar sebagai jeda layak mentari siang tertutup gumpal awan hangat hilang dengan dingin ku berkawan begitu menawan saat terik kau redakan jutaan dahaga bisa kau senangkan, tandus tanah menjadi ladang subur saat kau jatuh dibumi anugerah terhambur keras menjadi gembur selamatkan bumi alam menjadi hijau bunga bisa bersemi, hujan datang hujan pergi esok datang lagi tak terduga siang malam dan seawal pagi cuma berdebar saat mendung beri salam ingin lagi kumelihat hujan turun cumbui alam. . . . . . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s